FAQ

Behel / Ortho / Kawat Gigi

Apakah Perawatan Behel Itu?

Perawatan Ortodontie / Kawat Gigi / Behel / Meratakan Gigi / Merapikan Gigi, adalah istilah yang biasa digunakan untuk mendapatkan perawatan gigi agar gigi kembali ke posisi semula, dengan mengarahkan gigi dengan pergerakan yang terukur dan dalam waktu yang terukur juga.

Apa Saja Jenis Perawatan Behel / Ortodontie ?

Saat ini cukup banyak jenis perawatan behel baik dari segi teknik perawatan, material penunjang, maupun jenis perawatannya. Seperti Twin Braket, Damon System, Metal Bracket, Ceramic Bracket, atau Sapphire Bracket, bahkan yang lepasan pun dan tak terlihat ada seperti Invisalign

Berapakah Biaya Yang Diperlukan Untuk Perawatan Behel ?

Biaya yang diperlukan untuk perawatan behel biasanya diperlukan pemeriksaan terlebih dahulu agar perawatan dapat mencapai hasil yang optimal. Karena jika hanya ditetapkan biaya tanpa melalui pemeriksaan, apakah dokter dapat memperkirakan dengan cara apa mengkoreksinya? Apakah semua kasus behel adalah sama? Apakah yang terjadi jika sudah ditetapkan biaya, namun ternyata biaya tersebut belum mencakup prosedur tertentu yang akan membuat hasil yang terbaik? Bisakah seorang dokter memberikan obat yang tidak diketahui kasusnya? Dan hanya menanyakan biaya perawatannya saja ? Sangat disarankan, pasien mendatangi dokter dengan mengkonsultasikan kasusnya, hingga jelas kasus yang dihadapi, dan… GRATIS.

Kondisi Apa Saja Yang Bisa Dikoreksi / Dirapikan / Diratakan Oleh Behel ?

Dengan teknologi yang ada sekarang ini hampir semua kasus gigi berjejal, gigi renggang, maupun gigi tidak rata dapat dikoreksi dengan behel. Dan untuk lebih detailnya, anda dapat tanyakan ke dokter gigi anda di Dentassure.

Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Melakukan Perawatan Behel ?

Untuk mendapatkan perawatan Ortodontie, pasien dianjurkan untuk mempersiapkan beberapa hal, guna menunjang diagnosis kasus. Seperti X-ray, Fotografi intra maupun ekstra Oral, dan rekam medik yang menunjukkan kondisi gigi dan mulut pasien.

Apa Saja Yang Perlu Diketahui Agar Perawatan Behel Memperoleh Hasil Baik ?

Selama perawatan, pasien dianjurkan beberapa hal penting guna kelancaran dan hasil yang optimal. Misalnya, Kebersihan gigi dan mulut yang baik, Rajin control sesuai yang dianjurkan, dan menjaga jenis makanan yang sesuai dengan kondisi gigi.

Jika Perawatan Behel Belum Selesai, Apakah Bisa Dilanjutkan ?

Ya, bisa. Pada dasarnya perawatan behel dapat dilakukan pada tahapan mana saja ( sesuai kapasitas dokter giginya ). Tentunya dengan beberapa hal yang perlu dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan oleh masing- masing dokter gigi.

Apakah Kawat Gigi Memiliki Resiko / Efek Samping ?

Semua perawatan tentunya memiliki efek samping, karena semua kasus memiliki kekhususannya masing masing pada setiap pasien. Yang perlu dalam hal perawatan adalah komunikasi kepada pasien, apa saja yang mungkin terjadi dan bagaimana penanggulangannya, dan bagi dokter gigi adalah bagaimana menekan resiko tersebut seminimal mungkin. Sehingga dapat diperoleh manfaat yang sangat besar melalui perawatan, namun dengan resiko sekecil- kecilnya.
 

Gigi Geraham Bungsu / Wisdom Tooth /

Gigi bungsu adalah gigi yang mulai dibentu pada umur 9 tahun dan mahkota terbentuk sempurna pada umur 14 tahun. Pada umur 16 tahun, yaitu pada umur dimana rahang mencapai ukuran dewasa. jika gigi bungsu tidak memiliki ruangan yang cukup akan terjebak / impaksi. pada umur 16 inilah menurut jurnal, gigi bungsu sebaiknya dicabut sebelum mengalami anomali akar dan keluhan lainnya.

Apakah gigi bungsu perlu dicabut ?

Ya, Gigi bungsu jika tidak tumbuh dengan sempurna perlu segera dicabut / dioperasi.
 

Apakah tindakannya dengan operasi ?

Tergantung kondisi saat itu, memang kebanyakan tindakan yang dilakukan adalah dengan operasi. Dokter gigi nanti yang akan tentukan tindakan apa yang terbaik dengan minimal trauma yang ditimbulkan.

Apakah jika tidak ada gejala, tetap harus dilakukan pencabutan ini ?

Jika gigi tidak dalam posisi yang tumbuh dengan sempurna, maka yang terjadi gigi akan memiliki posisi yang tidak benar secara struktur didalam tulang karena dekat sekali dengan saraf / pembuluh darah besar yang dengan sangat mudah berinteraksi. Sehingga jika didiamkan kondisi ini akan terus mengganggu sistem saraf karena penekanan secara berkesinambungan dan pada saat stamina seseorang turun, maka akan timbul berbagai jenis gejala yang tidak disadari bahwa penyebab asalnya kemungkinan salah satunya adalah dari gigi geraham bungsu.